Penayangan

Tampilkan postingan dengan label fasilitas infrastruktur wisata Indonesia. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label fasilitas infrastruktur wisata Indonesia. Tampilkan semua postingan

Jumat, 17 Maret 2017

Perjalanan Menuju Gunung Bromo

Untuk dapat sampai dan menikmati keindahan gunung Bromo wisatawan dapat memilih beberapa jalur transportasi yang ada. kawasan wisata ini memang sangat mudah untuk dijangkau, apabila Anda berasal dari luar Jawa Timur, Anda bisa transit dulu di Surabaya bisa di Bandara atau Stasiun Kereta Api. kemudian Anda bisa melanjutkan perjalanan menuju rute atau jalur dibawah ini. adapun jalur yang bisa dilewati untuk ke gunung Bromo adalah sebagai berikut :

1. Jalur dari Kabupaten Lumajang

Apabila Anda melewati jalur dari kabupaten Lumajang, Anda bisa menempuhnya perjalanan dari kota Lumajang menuju kecamatan senduro, dari sini Anda bisa meneruskan perjalanan menuju desa Ranu Pane, dan kemudian melewati bukit menuju ke kawasan wisata Bromo lewat kawasan Jemplang. apabila sampai di Jemplang Anda sudah bisa melihat pemandangan gunung Bromo dari kejauhan.

2. Jalur dari Malang

Untuk jalur yang melawati Malang, Anda bisa menempuh perjalanan dari kota Malang menuju ke kecamatan Tumpang - Kab. Malang, dari sini perjalanan Anda akan diteruskan ke desa Bulak Klakah, dan akan bertemu dengan jalur yang melewati Lumajang, yaitu kawasan Jemplang dan kemudian dilanjutkan melewati padang savana gunung Bromo

3. Jalur dari Pasuruan

Jalur Pasuruan adalah jalur ketiga yang bisa dilalui apabila Anda akan mengunjungi gunung Bromo, Perjalanan Anda bisa dimulai dari kota Pasuruan menuju ke kecamatan Wonorejo, dari sini Anda dapat melanjutkan ke kecamatan Warung Dowo dan kemudian ke kecamatan Tosari, dari kecamatan Tosari, Anda terus menuju ke desa Wonokitri. kemudian dilanjutkan ke Penanjakan Gunung Bromo

4. Jalur dari Probolinggo

Jalur Probolinggo sendiri merupakan jalur utama ke kawasan Tempat Wisata di Jawa Timur ini, jalur ini merupakan jalur favorit para wisatawan, Anda akan bisa menikmati keindahan alam selama perjalanan ke gunung Bromo. apabila Anda memilih untuk melewati jalur Probolinggo, dari Surabaya perjalanan Anda akan diteruskan ke kabupaten Pasuruan, menyusuri jalan pantura kemudian masuk kabupaten Probolinggo. kemudia Anda akan menemukan pertigaan kecamatan Tongas dan dilanjutkan menuju kecamatan Lumbang, bagi anda yang masih mempunyai waktu serta ingin mengunjugi tempat wisata lain, disini Anda bisa mampir ke tempat wisata Air Terjun Madakaipura.
Setelah sampai di kecamatan Lumbang, perjalanan Anda diteruskan menuju kecamatan Sukapura kemudian mengikuti jalan menuju ke desa Cemoro Lawang dan disinilah pintu utama untuk masuk ke kawasan gunung Bromo.

Share:

Monumen Bandung Lautan Api

Hasil gambar untuk bandung lautan ap

Monumen Bandung Lautan Api merupakan manifestasi dari perjuangan rakyat Bandung untuk mengusir penjajahan dari kota yang dikenal dengan sebutan Paris van Java ini. Monumen Bandung Lautan Api ini bisa dikatakan menjadi markah tanah Bandung. Berdiri kokoh dengan ketinggian sekitar 45 meter dengan 9 sisi. Monumen Bandung Lautan Api ini sendiri dibangun untuk memperingati peristiwa Bandung Lautan Api yang dipimpin oleh Muhammad Toha dengan melakukan pembumihangusan Bandung Selatan. Monumen Bandung Lautan Api ini berlokasi di kawasan Tegallega. Istilah “Bandoeng Laoetan Api” sendiri memiliki sejarahnya yang tak sederhana. Ketika itu, ultimatum dari penjajah kepada Tentara Republik Indonesia (TRI) untuk meninggalkan Bandung melahirkan politik “pembumihangusan”. Semua rakyat dan pejuang Kota Bandung tentu tak rela kotanya harus jatuh ke tangan asing. Akhirnya mereka menyusun siasat dengan bermigrasi ke selatan kota dan melakukan musyawarah. Oleh sejumlah kalangan pembungihangusan Bandung merupakan langkah yang paling tepat. Rasio antara tentara sekutu dengan TRI jelas tak bisa dibandingkan dari segi jumlah maupun pasokan persenjataan.

Share:

Kamis, 16 Maret 2017

Hal yang perlu diperhatikan saat berada di Raja Ampat.

Hasil gambar untuk raja ampat

  1. Berpakaian yang sopan, setidaknya kenakan t-shirt dan celana pendek yang menutupi lutut setiap kali berada di tempat umum.Beda cerita ketika kita di dalam air, memakai pakaian renang tentunya memang layak dipakai. Tapi tidak diperbolehkan telanjang atau tanpa atasan untuk wanita di tempat umum.
  2. Tidak merencanakan liburan di hari Minggu, karena hari itu adalah hari istirahat dan beribadah untuk rakyat Kristen Raja Ampat.
  3. Mengunjungi tempat ibadah dengan ditemani penduduk lokal dan harus berpakaian lebih rapi dari biasanya, terutama jika upacara ibadat sedang berlangsung.
  4. Mengenal makanan Raja Ampat, berupa sagu yang diolah dengan berbagai cara dari empulur pohon sagu. Tentunya umbi singkong dan nasi juga banyak dikonsumsi di sini. Ikan menjadi sumber sebagian besar protein dalam menu makanan di Raja Ampat bersama dengan ayam, tempe dan tahu. Berbagai sayuran hijau dari hutan dan beraneka rempah-rempah (terutama cabai) menjadi pelengkap hidangan. Makanan pencuci mulut juga tidak dilupakan, karena menemukan begitu banyak cara mengolah sagu menjadi panganan manis yang lezat.
Share:

Fasilitas di Kawasan Kawah Putih

Dalam Pembinaan dan pengembangan Wilayah Pariwisata Kawah Putih Ciwidey Bandung Selatan perlu menitik beratkan pada aspek-aspek :

1. Intensifikasi Promosi
Promosi yang telah dilakukan oleh pihak-pihak terkait baik swasta maupun pemerintah daerah sudah mempromosikan kawasan pariwisata Kawah Putih Ciwidey Bandung Selatan ini melalui berbagai media cetak, visual, non visual seperti internet, brosur-brosur, buklet, famplet dan sebagainya.

2. Peningkatan Akses
Sejak tahun 1987 PT. Perhutani (Persero) Unit III Jabar dan Banten mengembangkan kawasan Kawah Putih ini  menjadi sebuah objek wisata. Untuk menuju ke sana, pengunjung dari Jakarta dapat melewati tol Cipularang terus menuju pintu keluar tol Kopo menuju Soreang ke arah selatan ke kota Ciwidey. Sekitar 20 – 30 menit dari kota Ciwidey terlihat tanda masuk menuju gerbang masuk objek wisata Kawah Putih yang ada di sebelah kiri jalan. Untuk menuju Kawah Putih dari gerbang masuk kawasan objek wisata Kawah Putih disarankan menggunakan kendaraan, jangan berjalan kaki karena jalan yang agak menanjak dan cukup jauh, yaitu sekitar 5,6 km atau sekitar 10 – 15 menit dengan kendaraan. Kendaraan pribadi dapat langung menuju tempat parkir luas yang tersedia tidak jauh dari kawah. Sementara pengunjung dengan rombongan besar yang menggunakan bis, atau transportasi umum dapat menggunakan kendaraan khusus yang ada di areal parkir dekat gerbang masuk untuk mencapai kawah dari pintu masuk. Kondisi jalan yang kecil dan menanjak tidak memungkinkan untuk dilalui kendaraan jenis bis besar maupun sedang.
Transportasi umum menuju Ciwidey dari Bandung dapat ditemui di Terminal Kebun Kalapa maupun Leuwi Panjang. Setelah sampai di Kota Ciwidey maka perjalanan dilanjutkan dengan menggunakan angkutan pedesaan tujuan Situ Patengan. Angkutan pedesaan yang menuju Situ Patengan ini melintasi objek-objek wisata yang ada di kawasan Ciwidey yaitu Perkebunan Strawberry, Kawah Putih, Ranca Upas, & kolam renang air panas Cimanggu. Untuk dapat menjelajahi dan menikmati keindahan alam kawasan Ciwidey dan sekitarnya rasanya tidak cukup hanya satu hari. Namun hingga saat ini belum tampak adanya upaya pengembangan dan penambahan sarana yang memadai. seperti sarana jalan yang menuju ke puncak kawah tersebut cukup kecil, hingga hanya bisa dilalui oleh satu mobil. Sementara angkutan ontang-anting yang mengantarkan pengunjung dari pintu masuk ke puncak hanya tersedia 2 unit dengan kapasitas masing-masing unit 14 orang. Kalaupun ada pengunjung yang datang secara rombongan satu bus harus menunggu giliran

3. Peningkatan kualitas produk dan pelayanan
Potensi wisata di bagian selatan Kab.Bandung Barat akan mulai dibenahi 2010. Penataan infrastruktur menjadi prioritas untuk segera dibenahi, terutama perbaikan akses jalan menuju ke sana. Keterbatasan infrastruktur, sarana dan prasarana menjadi kendala pengembangan wisata wilayah selatan Kab. Bandung Barat. Saat ini, Pemerintah daerah setempat berniat untuk promosi dan menawarkan pengembangan wilayah tersebut kepada para penanam modal, untuk  memperbaiki akses jalan, system transportasi, dan pembangunan terminal yang layak. Untuk tiket masuk areal objek wisata Kawah Putih, setiap orang dikenakan biaya Rp 12.000,- sudah termasuk premi asuransi. Objek wisata Kawah Putih dibuka mulai pukul 07.00 dan tutup pada pukul 17.00, setiap hari Senin sampai dengan Minggu.

4. Kemudahan sarana (Fasilitas)
Fasilitas bagi pengunjung di sekitar Kawah Putih sudah cukup memadai dengan adanya areal parkir, transportasi transit menuju kawah, pusat informasi, mushala, dan warung-warung makanan. Namun hingga saat ini masih dalam tahap upaya pengembangan dan penambahan sarana yang memadai.

5. Akomodasi
Fasilitas akomodasi di kawasan wisata Kawah Putih Ciwidey Bandung Selatan sudah cukup memadai dengan banyak tempat-tempat penginapan seperti , hotel, wisma, cotagge, resort, dll . Dari harga yang terjangkau hingga yang mahal dengan fasilitas-fasilitas yang membuat para wisatawan nyaman.

6. Perusahaan Pejalanan Wsata (Tavel Company)
Banyak perusahaan travel yang sudah bekerjasama dengan pengelola kawasan wisata Kawah Putih Ciwidey Bandung Selatan. Tidah hanya pengelolanya saja tetapi juda dengan hotel-hotel yang berada di kawasan wisata tersebut.

7. Pengembangan kawasan-kawasan wisata
Di sekitar kawasan Kawah Putih terdapat beberapa makam leluhur, antara lain makam Eyang Jaga Satru, Eyang Rongga Sadena, Eyang Camat, Eyang Ngabai, Eyang Barabak, Eyang Baskom, dan Eyang Jambrong. Salah satu puncak Gunung Patuha yakni Puncak Kapuk, konon merupakan tempat pertemuan para leluhur yang dipimpin oleh Eyang Jaga Satru. Konon, di tempat ini terkadang secara gaib terlihat sekumpulan domba berbulu putih yang oleh masyarakat disebut domba lukutan.

Share:

Cara Menuju ke Kawah Putih

Kawah Putih yang beralamat di Jalan Raya Soreang Ciwidey KM 25 berlokasi tidak jauh dari tempat wisata Situ Patenggang dan dapat dicapai dengan mudah bila Anda membawa kendaraan pribadi karena terdapat banyak penunjuk jalan. Dari Jakarta, Anda hanya perlu menggunakan jalur tol Cipularang dan keluar melalui pintu tol Kopo. Dari sana Anda harus menuju ke Soreang dan berkendara ke bagian selatan Ciwidey.

Share:

Sejarah Wisata Kawah Putih

Hasil gambar untuk kawahputih
Cerita mengenai Kawah Putih bermula pada abad ke 10 di mana terjadi sebuah letusan hebat oleh Gunung Patuha. Setelah letusan ini, banyak orang beranggapan bahwa lokasi ini adalah kawasan angker karena setiap burung yang terbang melewati kawasan tersebut akan mati.
Seiring dengan berjalannya waktu, kepercayaan mengenai angkernya tempat ini mulai pudar, sampai akhirnya pada tahun 1837 ada seorang ahli botani dengan kebangsaan Jerman datang ke kawasan ini untuk melakukan penelitian. Peneliti yang bernama Dr. Franz Wilhelm Junghuhn tersebut sangat tertarik dengan Kawasan pegunungan  sunyi yang bahkan tidak ada burung yang terbang di atasnya sehingga ia berkeliling desa untuk mencari informasi. Pada saat itu, seluruh informasi yang ia dapatkan adalah bahwa kasawan tersebut angker dan dihuni oleh mahluk halus.
Bagi Dr. Franz Wilhelm Junghuhn, pernyataan masyarakat setempat tersebut tidaklah masuk akal. Karena tidak percaya dengan cerita-cerita tersebut, ia pergi ke dalam hutan rimba untuk mencari tahu apa yang ada di sana. Singkat cerita, akhirnya Dr. Franz Wilhelm Junghuhn berhasil mencapai puncak gunung, dan dari sana ia melihat keberadaan sebuah danau indah berwarna putih dengan bau belerang yang menyengat.
Sejak itu, keberadaan Kawah Putih Ciwidey menjadi terkenal dan mulai dari tahun 1987 pemerintah mengembangkan kawasan ini sebagai tempat wisata yang memberikan pengalaman unik melihat danau yang dapat berubah warna.

Share:

Rabu, 15 Maret 2017

Tebing Kraton

Hasil gambar untuk tebing keraton
Tebing Keraton atau Tebing Karaton merupakan sebuah tebing yang berada di dalam kawasan Taman Hutan Raya Ir.H Djuanda. Tebing ini terletak di Kampung Ciharegem Puncak, Desa Ciburial, Bandung,Jawa Barat,Indonesia. Dari Tebing Keraton dapat menikmati pemandangan spektakuler. Bukan lampu kota, melainkan hutan!
Tidak sulit untuk mencapai Tebing Keraton. Dari pusat kota Bandung, bertolaklah ke arah Dago Pakar, kemudian ke arah Taman Hutan Raya Ir.H Djuanda.. Setelah pintu gerbang Taman Hutan Raya Ir.H Djuanda, beloklah ke kanan. Anda akan melewati rumah-rumah besar dan kemudian perkampungan. Setelah itu Anda akan sampai di sebuah warung dengan baliho besar bertuliskan 'Warung Bandrek' alias Warban. Perjalanan belum selesai, pacu kendaraan Anda melewati tanjakan dan jalan berbatu sampai pos teratas, langsung di Tebing Keraton. Di sini, anda bisa memarkir motor dan mobil. Untuk mencapai tebing tersebut, anda hanya perlu berjalan kaki tak sampai 5 menit.
Tebing Karaton ini ada di atas Taman Hutan Raya Ir.H Djuanda. Sehingga dari atas tebing ini, anda bisa menyaksikan hijaunya pemandangan Taman Hutan Raya Ir.H Djuandayang menghampar luas sepanjang mata memandang. Pemandangan ini pun akan bertambah indah, jika anda datang sebelum matahari terbit atau kira-kira jam 6 pagi. Pada saat itu, anda bisa menikmati suasana kota Bandung yang masih berselimut kabut tebal. Ditambah dengan keindahan matahari terbit di balik bukit yang ada di sebelah timur. Semua keindahan panorama alamnya ini memang paling pas, jika anda abadikan dengan kamera anda.
Untuk berkunjung ke Tebing Keraton, ada beberapa hal yang harus anda persiapkan. Anda harus mempersiapkan kamera, jaket untuk menghalau dinginnya udara, minuman dan bensin kendaraan yang sudah terisi penuh. Jika masih ragu bagaimana jalan menuju ke sana, jangan malu untuk bertanya. Selain itu, anda juga disarankan untuk menggunakan motor, karena jalanan yang dilewati belum terlalu bagus.

sumber : https://id.wikipedia.org/wiki/Tebing_Keraton

    Share:

    Kamis, 09 Maret 2017

    Asal Usul Gunung Rinjani

    Gunung Rinjani adalah gunung terbesar ketiga di Indonesia setelah gunung di Pulau Papua dan Jawa. Gunung Rinjani terletak di Pulau Lombok - Nusa Tenggara Barat - Indonesia, tepatnya di Lombok Timur yang ber-ibu kotakan Selong. Gunung ini memliki ketinggian 3.726 m (diatas permukaan laut) dan  terletak pada lintang 8º25' LS dan 116º28' BT, Gunung ini merupakan Gunung favorit bagi para pendaki Indonesia karna keindahan alam yang dimilikinya.

    Gunung ini merupakan bagian dari Taman Nasional Gunung Rinjani yang memiliki luas sekitar 41.330 ha dan ini akan diusulkan penambahannya sehingga menjadi 76.000 ha ke arah barat dan timur. Danau kawah Segara Anak yang dimilikinya dengan Gunung Barujari di tepi danau dilihat dari puncak Gunung Rinjani di sisi timur. Gunung Rinjani dengan titik tertinggi 3.726 m (diatas permukaa laut) , mendominasi sebagian besar pemandangan Pulau Lombok bagian utara.

    Di sebelah barat kerucut Rinjani terdapat kaldera dengan luas sekitar 3.500 m × 4.800 m. Memanjang kearah timur. Di kaldera ini terdapat Segara Anak (segara = laut, danau) seluas 11.000.000 m persegi dengan kedalaman 230 m. Air yang mengalir dari danau tersebut membentuk air terjun yang memiliki pemandangan yang sangat indah. mengalir melewati jurang yang tajam dan curam.

    Di Segara Anak banyak dijumpai ikan mas dan mujair sehingga sering digunakan untuk memancing. Bagian selatan danau ini disebut dengan Segara Endut. Di sisi timur kaldera terdapat Gunung Baru (atau Gunung Barujari) yang memiliki kawah berukuran 170m×200 m dengan ketinggian 2.296 - 2376 m (diatas permukaan laut). Gunung kecil ini terakhir aktif/meletus sejak tanggal 2 Mei 2009 dan sepanjang Mei, setelah sebelumnya meletus pula pada tahun 2004. Jika letusan tahun 2004 tidak memakan korban jiwa, dan pada letusan tahun 2009 ini telah memakan korban jiwa tidak langsung sebanyak 31 orang, karena banjir bandang pada Kokok (Sungai) Tanggek akibat desakan lava ke Segara Anak. Sebelumnya, Gunung Barujari pernah tercatat meletus pada tahun 1944 (sekaligus pembentukannya), 1966, dan 1994.

    Gunung ini merupakan bagian dari ‘cincin api’ yang terkenal dan memegang peranan penting dalam aspek kehidupan spiritual masyarakat setempat. Diperkirakan bahwa nama Rinjani berasal dari istilah Jawa Kuno yaitu ‘Tuhan’.

    Di sekitar lereng Gunung Rinjani terdapat hutan lebat yang diperciki air terjun dan dikelilingi pemandangan yang luar biasa indahnya maka tidak heran banyak visitor dari luar negeri maupun dalam negeri. Di dalam kawasan gunung terdapat danau berbentuk sabit yaitu danau Segara Anak yang luar biasa  yang jaraknya sekitar 6 km bersebrangan dengan titik terlebarnya. Danau sulfur ini berada 600 m di bawah lereng kawah. Dari tengah danau ini naik gunung api yang baru yaitu Gunung Baru yang merupakan akibat dari erupsi bertubi-tubi tahun 1990-an.

    Segara Anak merupakan tempat spiritual. Orang Bali datang kesini setiap tahun dan mengadakan upacara yang disebut pekelan dimana perhiasan ditempatkan di danau sebagai persembahan kepada roh gunung. Masyarakat Sasak Wetu Telu juga menganggap danau tersebut sebagai tempat suci dan mereka datang ke sini untuk berdoa pada malam bulan purnama.


    Rinjani Montain Lombok Indonesia

    Gunung Rinjani terbentang di Taman Nasional Gunung Rinjani. Taman dengan luas 41.330 ha dan di dalamnya terdapat zona transisi Garis Wallacea. Di tempat inilah flora dan fauna tropis Asia Tenggara bertemu dengan flora dan fauna Australia. Taman Nasional ini didirikan tahun 1997 dan merupakan salah satu dari 40 taman nasioanl yang ada di Indonesia.

    Bagi para wisatawan, rute trek Rinjani yang berlangsung selama 3 hari meliputi trekking dari Senaru ke lereng kawah, menuruni kawah danau lalu berlanjut ke Sembalun Lawang yang dianggap sebagai salah satu tempat penjelajahan terbaik di Asia Tenggara. Para trekker yang sejati biasanya meneruskan perjalanan ke puncak gunung berapi. Gunung berapi ini dapat ditempuh dari Sembalun Lawang dan menghabiskan waktu 4 hari yang berakhir di Senaru.

    Untuk memastikan bahwa masyarakat setempat mendapatkan keuntungan dari pemasukan pariwisata maka Trek Rinjani dikelola oleh kemitraan resmi Taman Nasional yaitu perwakilan masyarakat dan industri sektor umum dan pribadi pariwisata Lombok. Masyarakat menjalankan koordinasi koperatif penjelajahan di Rinjani Trek Center (RTC) di Senaru dan Rinjani Information Center (RIC) di Sembalun Lawang.

    Pemasukan dari pariwisata dan tiket masuk digunakan untuk konservasi, manajemen, dan membantu Taman Nasional dengan pemeliharaan Trek Rinjani, dengan demikian Taman Nasional dapat terpelihara dengan baik. Model manajemen ini adalah manajemen yang unik di Indonesia dan dianggap sebagai contoh praktik ekowisata di Indonesia.

    Danau segara anak menyimpan berbagai misteri dan dan kekuatan gaib, itulah sebabnya manusia merasa betah tinggal lama di tempat ini. Disinilah komunitas mahkluk gaib yang disebut Jin bermukim dalam jumlah yang sangat banyak. Keyakinan masyarakat apabila Danau Segara Anak terlihat luas menandakan bahwa umur orang orang yang melihat itu masih panjang. Sebaliknya jika tampak sempit maka menandakan umur si penglihat pendek, untuk itu harus melakukan bersih diri artinya harus berjiwa tenang, bangkitkan semangat hidup, pandang kembali danau sepuas-puasnya.

    Setiap tahun diadakan upacara adat di danau ini baik oleh masyarakat yang beragama Hindu Bali atau pun Islam masyarakat Sasak. Masyarakat Hindu Bali dua kali setahun mengadakan upacara agama di danau ini. Masyarakat Sasak bisa beberapa kali mengadakan perjalanan dalam satu tahun. Terdapat air terjun kokok putih dan juga air panas yang sering dikunjungi orang untuk tujuan pengobatan.

    Puncak Gunung Rinjani diyakini oleh masyarakat Lombok sebagai tempat bersemayam ratu jin, penguasa gunung Rinjani yang bernama Dewi Anjani. Dari puncak ke arah tenggara terdapat sebuah kaldera lautan debu yang dinamakan Segara Muncar. Pada saat-saat tertentu dengan kasat mata dapat terlihat istana Ratu Jin.


    Adventure Dewi Anjani Lombok

    Pada zaman dahulu tidak jauh dari pelabuhan Lembar, terdapat sebuah Kerajaan Tuan yang diperintah oleh seorang Raja yang sangat bijaksana bernama Datu Tuan bersama permaisurinya yang sangat cantik Dewi Mas. Di bawah pemerintahan Raja Datu Tuan, kerajaan dalam keadaan aman, damai, dan tenteram. Namun meskipun demikian Raja kelihatan sering bersedih, hal ini dikarenakan beliau belum dikarunia seorang putera, sementara Raja dan Permaisuri sudah semakin bertambah tua.

    Pada suatu hari Raja dan permaisuri duduk bercakap-cakap membicarakan masalah keluarga. Baginda mengemukakan bagaimana susahnya kelak karena tidak memiliki anak. Bersabdalah Datu Tuan “Adinda kanda ingin menyampaikan permintaan, ijinkanlah kakanda mengambil istri seorang lagi. Mudah-mudahan dengan demikian kita akan dikaruniai anak yang akan menggantikan pemerintahan kelak”.
    Setelah Sang Permaisuri menyetujui, maka Baginda Datu Tuan segera meminang seorang gadis cantik yang bernama Sunggar Tutul, puteri dari Patih Aur.

    Semenjak itu perhatian Raja terhadap Dewi Mas berkurang, beliau lebih sering tinggal di istana isteri yang baru. Raja yang terkenal adil ini telah bertindak tidak adil terhadap permaisurinya. Meskipun demikian Dewi Mas tetap selalu sabar, dan karena kemurahan Yang Maha Kuasa maka Dewi Mas mengandung.
    Berita tentang Dewi Mas mengandung ini tentu saja mengejutkan Sunggar tutul, ia takut Raja akan berpaling dari dirinya dan kembali ke Permaisuri Dewi Mas. Untuk itu dengan cara yang licik Sunggar Tutul menghasut Raja, bahwa kehamilan Dewi Mas diakibatkan oleh perbuatan serong dengan seorang yang bernama Lok Deos.

    Murkalah Baginda Datu Tuan, maka Dewi Mas pun di usir dari istana dan dibuang ke sebuah gili. Dengan ditemani para pengiringnya Dewi Mas tinggal di gili, mereka membangun suatu pemukiman. Dewi Mas tetap tegar dalam menempuh kehidupan menuju hari depan. Pada suatu ketika lewatlah sebuah kapal mendekati gili tersebut, seperti ada suatu kekuatan gaib sang Nakhoda kapal tersebut mengarahkan kapalnya ke gili, dan dari kejauhan dia melihat seorang wanita cantik yang bersinar. Nakhoda dan para awak kapalpun berlabuh dan mampir ke pondok Dewi Mas.

    Setelah dijamu para penumpang kapal tersebut menanyakan kenapa Dewi Mas bisa tinggal di tempat tersebut, karena selama ini gili tersebut tidak berpenghuni. Dewi Mas pun menceritakan semua peristiwa yang dialaminya. Dewi Mas meminta Nakhoda dan awak kapal tersebut untuk mengantarkannya ke pulau Bali. Akhirnya Dewi Mas beserta para pengiringnya tinggal di Bali dan membangun pemukiman baru.
    Hari kelahiranpun tiba, Dewi Mas melahirkan dua anak kembar yang masing-masing disertai dengan keajaiban. Seorang bayi laki-laki lahir beserta sebilah keris, dan seorang lagi bayi perempuan lahir beserta anak panah. Bayi laki-laki ini diberi nama Raden Nuna Putra Janjak sedangkan bayi perempuan dinamakan Dewi Rinjani.

    Kedua bayi tersebut tumbuh besar menjadi anak-anak yang lucu dan menarik. Namun pada suatu hari kedua anak tersebut menanyakan siapakah ayah mereka, karena selama ini mereka sering diejek teman-temannya karena tidak punya ayah. Karena desakan kedua anaknya yang terus menerus, maka Dewi Mas pun menceritakan semua kisah yang dialaminya. Diceritakannya bahwa ayah mereka adalah seorang Raja di Lombok yang bernama Datu Tuan, dirinya dibuang kesebuah gili karena difitnah oleh madunya Sunggar Tutul.

    Raden Nuna Putra Janjak menjadi sangat marah dia memohon kepada ibunya agar diijinkan untuk menemui ayahnya ke Lombok. Karena terus di desak akhirnya Dewi Mas pun mengijinkan puteranya bersama para pengiring berlayar ke Lombok.

    Sesampai di Lombok Raden Nuna Putra Janjak segera masuk ke istana namun di hadang oleh para penjaga. Pertarunganpun tak terelakkan, Raden Nuna Putra Janjak meskipun masih kecil namun dengan keris ditangan yang muncul bersamaan ketika ia lahir, sangatlah sakti dan tak tertandingi. Banyak lawan yang tak berdaya hingga Baginda Datu Tuan harus turun bertanding. Pertarungan yang serupun terjadilah, mereka saling menghujamkan kerisnya. Mereka berdua sama kuat, keris masing-masing tidak dapat saling melukai. Tiba-tiba terdengarlah suara gaib dari angkasa ” Hai Datu Tuan, jangan kau aniaya anak itu. Anak itu adalah anak kandungmu sendiri dari istrimu Dewi Mas”.

    Setelah mendengar suara itu , ia amat menyesal maka dipeluknya Raden Nuna Putra Janjak. Setelah mendengar cerita dari Raden Nuna Putra Janjak , maka Baginda Datu Tuan segera menjemput permaisuri ke Bali. Seluruh istana dan penduduk Tuan bersuka cita, Dewi Mas tidak menaruh dendam sama sekali kepada Sunggar Tutul, mereka semua hidup damai dan tenteram. Raden Nuna Putra Janjak tumbuh dewasa menjadi seorang pemuda yang sangat tampan dan bijaksana. Baginda Datu Tuan sudah semakin tua dan akhirnya menyerahkan tahta kerajaan kepada puteranya.

    Sesudah puteranya naik tahta Baginda Datu Tuan kemudian menyepi di gunung diiringi putrinya Dewi Rinjani. Di puncak gunung itulah baginda dan puterinya bertapa bersemedi memuja Yang Maha Kuasa. Di puncak gunung ini Dewi Rinjani diangkat oleh para Jin dan mahluk halus untuk dijadikan Ratu. Dan sejak saat itulah gunung yang tinggi di pulau Lombok tersebut dinamakan Gunung Rinjani.

    sumber :http://jahetbungas.blogspot.co.id/2013/11/cerita-misteri-yang-melingkari-gunung.html
    Share:

    Kuliner di Gunung Merapi

    1  .Kopi Merapi
    Aktivitas vulkanik di Gunung Merapi membawa kesuburan bagi tanaman yang tumbuh di lerengnya, termasuk tanaman kopi. Salah satu sentra kopi yang terkenal ada di kawasan Bebeng, di sebelah tenggara Kaliurang. Di lokasi ini, kamu bisa menikmati secangkir kopi hangat di Warung Kopi Merapi, dengan pemandangan pascaerupsi yang terkenal dengan batu-batu besarnya. Kopi yang disediakan berasal dari varian robusta (Cofea canephora) dan arabica (C arabica), keduanya berasal dari pohon yang ditanam di lereng Merapi dan memiliki ciri khasnya masing-masing. Selain diminum di tempat, kamu juga bisa membeli kopi kemasan yang bisa dibawa pulang.


    2. Tongseng Pak Krebo
     Warung Tongseng Pak Krebo beralamat di Jalan Kaliurang KM 18 (Utara Pasar Pakem), Yogyakarta. Tempatnya remang-remang, hanya tampak seorang bapak berambut kribo sedang mengipasi tungku memasak yang menyala. Aroma menu-menu kambing pun tercium dari asap yang menyebar dari tungku tersebut. Kamu yang juga penikmat tongseng wajib mengunjungi warung Pak Krebo ini bila singgah di Kaliurang.
    Hasil gambar untuk Tongseng Pak Kribo

    3.Nasi Klenyer
    Nasi Klenyer merupakan makanan khas Kaliurang yang wajib untuk dicoba. Menu ini banyak di tawarkan berbagai warung di sekitar objek wisata Tlogo Putri, termasuk di Rumah Makan Mbah Ganis. Menu ini sebenarnya varian dari nasi goreng yang disiram kuah tongseng, sehingga teksturnya nyemek alias lembek dan sedikit berkuah. Rasanya agak pedas, cocok untuk menghangatkan tubuh yang sedang kedinginan akibat udara dingin lereng Merapi.

    Hasil gambar untuk Nasi Klenyer

    4.Ingkung Mbah Cempluk
    Konon warung ini bermula di kawasan Bantul, dan karena kelezatan rasanya, warung ini pun berkembang dan membuka cabang di Jalan Kaliurang KM 16, Yogyakarta. Bila biasanya ingkung ayam disajikan saat ada perayaan, di sini kamu tak harus menunggu adanya suatu perayaan untuk menikmati ingkung yang nikmat dan menggoyang lidah.


    Hasil gambar untuk Ingkung Mbah Cempluk

    sumber : https://www.brilio.net/jalan-jalan/12-wisata-kuliner-kaki-merapi-ini-maknyus-dan-menggugah-selera-160112c.html
    Share:

    Blogroll

    About

    BTemplates.com

    Diberdayakan oleh Blogger.

    Blog Archive

    Popular Posts

    Blog Archive